Pages

May 25, 2012

Jihad Sebenar (CopyPaste)


Sekilas renungan sebelum masuk topik

Wasiat Allahyarham al-Fadhil Ustaz Dato' Kaya Bakti Dahlan Mohd Zain

“TARBIYAH tanpa DAKWAH, takkan ke mana-mana, DAKWAH tanpa TARBIYAH, sia-sia .” 
Topic Entrance:
Menurut Ibnul Qayyim, jihad melawan nafsu mempunyai 4 peringkat iaitu:
i. Pertama, berjihad melawan nafsu agar mempelajaripetunjuk dan kebenaran Islam yang menjadi satu-satunya sumber kebahagiaan dan keselamatan jiwa dalam kehidupan dunia dan akhirat. Apabila seseorang itu tidak melakukan jihad melawan nafsu ini, maka ia akan celaka di dunia dan akhirat.

ii. Kedua, berjihad melawan nafsu agar mengamalkanapa yang dipelajari dan diketahuinya. Ilmu tanpa amal seringkali membahayakan keselamatan jiwa seseorang di dunia dan akhirat. Jika tidak membahayakan diri sekalipun maka ilmu yang dipelajari sama sekali tidak mendatangkan kemanfaatan kepada dirinya.

iii. Ketiga, berjihad melawan nafsu agar berdakwah kepada orang lain berdasarkan ilmu yang dipelajari dan diamalkan. Jika seseorang tidak melakukan jihad untuk menyampaikan kepada orang lain maka ia termasuk orang-orang yang menyembunyikan petunjuk dan ajaran Islam yang diturunkan Allah. Oleh itu ilmunya sama sekali tidak bermanfaat bagi dirinya dan tidak mampu menyelamatkannya dari siksa api neraka.

iv. Keempat, berjihad melawan nafsu agar bersabar dalam memikul beban dakwah kepada Allah dan menghadapi gangguan dari musuh dakwah. Ia perlu menghadapi segala gangguan dan halangan demi untuk meraih keredhaan dan pahala dari Allah.

Apabila seorang muslim dapat melaksanakan keempat-empat peringkat jihad hawa nafsu ini, maka ia termasuk orang-orang Rabbani. Ulamak salaf telah sepakat bahawa orang yang alim tidak berhak mendapat gelaran Rabbani sehingga ia mengetahui kebenaran, mengamalkannya dan mengajarkan kepada orang lain.

Barangsiapa yang memiliki ilmu dan mengamalkannya serta mengajarkan kepada orang lain maka ia akan dipanggil sebagai “orang yang agung” di kerajaan langit (Al Bayan fi Madakhilisy-syaithan: 169- 170)

Rujukan: Fakhruddin Nursyam, Lc, Syarah Lengkap Arba’in Ruhiyah Refleksi 40 hadis Rasulullah saw, Bina Insani Press Solo, Solo, 2007.

Dipetik dari blog Sabri@teh Bri

nota kaki: Kali ni tak sempat nak tulis post sendiri.Sibuk meeting jer tapi 1 pun tak faham. Cukup bulan saya yang jadi professor since semua meeting dengan student,admin saya join.Undergrad,master,PhD.huhu..padahal saya convocation pun belum lagi untuk degree.Segan sungguh :( hari ni kakak sayang saya dah cuti persiapan nak bersalin.Alah..nak menangis ni dah tak de kakak tempat mengadu.huhu..Saya harap kak maisarah dimudahkan bersalin dan dapat anak yang solehah,comel macam dia..Lepasni saya bekerja keras sendiri handle management HIR,AMMP.

post signature

1 comment:

About Me

My Photo
" Ketika hati seorang muslimah terluka, ia akan menghapuskan air matanya dgn imannya, Ketika hati seorang muslimah terluka, ia akan menguatkan hatinya dgn ilmunya, Ketika hati seorang muslimah terluka, hari-harinya akan ia penuhi dgn semangat perubahan lebih baik pada dirinya, Ketika hati seorang muslimah terluka, ia menari dalam doa memohon keampunan terhadap Robbnya...The most beautiful words for her is kalimah "LA ILAHAILLALLAH Muhammadur rasulullah.".

menarik disini

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...